• Jelajahi

    Copyright © WARTA UPDATE
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Diduga Demi Popularitas , Oknum Anggota DPRD . Menempelkan Foto , Nama , dan Logo Partai . Pavingisasi Jalan Desa . Bantuan Pemerintah

    Warta Lintas Media
    Minggu, 23 Agustus 2026, Agustus 23, 2026 WIB Last Updated 2026-08-23T12:26:23Z


    Sidoarjo, WartaUpdate - Aksi dugaan pencitraan oknum anggota dewan kembali menjadi sorotan publik. Oknum anggota dewan DPRD kabupaten Sidoarjo berinisial D diduga memanfaatkan program bantuan keuangan pembangunan Pavingisasi jalan desa untuk kepentingan popularitas pribadinya 

    Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) tersebut dibagikan kepada warga dalam bentuk pembangunan pavingisasi jalan desa dengan cara menempel foto wajah D berukuran besar , lengkap dengan slogan politiknya didalam benner ( spanduk informasi )

    Tokoh masyarakat desa tropodo kec . Waru kab . Sidoarjo . berinisial H . menilai tindakan tersebut tidak etis," itu uang rakyat , bukan uang pribadi anggota dewan . oknum tersebut diduga memanfaatkan fasilitas negara untuk panggung politik pribadi demi mendongkrak popularitas adalah bentuk pembodohan publik," ujar H saat di wawancarai pada Jum 'at ( 21 Agustus 2026 ) 

    Warga setempat mengaku bersyukur menerima bantuan , namun menyayangkan pemasangan foto dan slogan politiknya didalam benner . tindakan oknum anggota dewan tersebut menimbulkan isu bahwa anggota dewan berinisial D mencari popularitas lewat bantuan keuangan 

    Yang memiliki ciri -:ciri seperti Pemberian Lebel / Atribut Pribadinya didalam benner Bantuan keuangan , atau dana aspirasi yang bersumber dari uang pendapatan daerah / negara ( APBD / APBN ) yang diduga diklaim sebagai ," bantuan pribadi ," dengan menempel foto , nama , atau logo partai 

    Respon warga / Netizen sering kali mengangkat suara warga yang merasa risih dengan kemasan bantuan yang penuh atribut . dugaan kampanye terselubung . padahal secara logika bantuan dari pemerintah daerah itu menggunakan uang kami , pakai keringat , yang harus kami setorkan dan kami tidak boleh bersuara dan tidak boleh memberikan rekomendasi .

    (Redho)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    daerah

    +