• Jelajahi

    Copyright © WARTA UPDATE
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Polres Jember Ungkap 34 Kasus Narkoba: 95 Ribu Butir Okerbaya Disita, “Ini Ancaman ke Generasi Muda”

    Warta Lintas Media
    Selasa, 01 September 2026, September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-02T05:45:30Z


     
    JEMBER, – Jajaran Polres Jember kembali memukul peredaran narkotika dan obat keras berbahaya. Lewat Operasi Tumpas Semeru 2026 selama 12 hari, polisi berhasil mengungkap 34 kasus narkoba dan 2 kasus okerbaya dengan total puluhan ribu butir barang bukti disita.

    Namun di balik angka itu, Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan ancaman terbesarnya bukan di meja barang bukti, tapi di jalanan, sekolah, dan rumah-rumah warga.

    Hasil Operasi: 560 Gram Sabu + 95 Ribu Butir Okerbaya*
    Konferensi pers digelar di Aula Mapolres Jember, Selasa (1/9/2026). Data yang dipaparkan:

    - Narkotika : 34 kasus, 38 tersangka. Rinci: 35 laki-laki, 3 perempuan
    - Okerbaya : 2 kasus, 3 tersangka. Rinci: 1 laki-laki, 2 perempuan  
    - Barang bukti : Sabu 560,93 gram, Ekstasi 153 butir, Trihex 95.000 butir, Dextro 1.000 butir

    “Untuk narkotika ada ungkap kasus sekitar 34 kasus. Tersangkanya 38 orang... Untuk okerbaya sendiri ada dua kasus dengan tiga tersangka,” ujar AKBP Alaiddin.

    Selama masa operasi 12-23 Agustus 2026, Satresnarkoba mencatat 27 kasus khusus. Sisanya merupakan pengembangan dan laporan masyarakat.

    “Kepolisian Resort Jember berkaitan masalah narkoba tidak ada ampun. Selain tindakan hukum yang kami lakukan, kami juga melakukan beberapa edukasi kepada masyarakat untuk terhindar dari barang berbahaya tersebut,” tegasnya.

    Bagi Alaiddin, penindakan saja tidak cukup. Dampak narkoba menyasar langsung ke generasi penerus.

    “Impact-nya cukup luas terhadap generasi penerus. Peredaran narkoba berpotensi merusak kesehatan, kehidupan sosial, hingga masa depan masyarakat,” imbuhnya.

    Itulah kenapa selain memburu pengedar, Polres Jember juga gencar turun ke sekolah, kampus, dan desa untuk sosialisasi bahaya narkoba.


    Kapolres menyebut jumlah kasus, tersangka, dan barang bukti tahun ini “cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya”. Ini jadi indikator bahwa jaringan peredaran masih aktif dan harus terus diputus.

    Modus operandi hingga jalur peredaran akan dijabarkan lebih detail oleh Kasat Resnarkoba.

    Polres Jember memastikan operasi seperti Tumpas Semeru akan terus berlanjut. Penegakan hukum jalan, pencegahan juga jalan. 

    “Dengan harapan ruang peredaran narkotika serta obat keras berbahaya di Kabupaten Jember semakin dipersempit,” pungkas AKBP Alaiddin. ( Aries 🆎  ) 


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    daerah

    +