• Jelajahi

    Copyright © WARTA UPDATE
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    70 Warga Gotong Royong + CSR PSMTI, Jembatan Lembung Lanjheng di Jelbuk Jember Hidup Lagi

    Warta Lintas Media
    Jumat, 28 Agustus 2026, Agustus 28, 2026 WIB Last Updated 2026-08-28T08:29:37Z



    JEMBER,  WartaUpdate – Setelah ambruk diterjang banjir Desember 2025, Jembatan Lembung Lanjheng di Kecamatan Jelbuk akhirnya bisa dilalui lagi. Jembatan gantung yang jadi “urat nadi” warga Dusun Rejeb Dagan, Desa Sukowiryo dan Dusun Keces 1, Desa Sukojember ini diresmikan Bupati Jember Muhammad Fawait.

    Berdirinya kembali jembatan ini bukan semata proyek pemerintah. Cerita utamanya ada di kolaborasi: dana CSR, pelaksana dari komunitas, dan tenaga gotong royong warga.

    Jembatan sebelumnya dibangun swadaya warga 4 tahun lalu. Namun saat banjir Desember 2025 datang, jembatan itu ambruk. Otomatis aktivitas warga 2 dusun langsung lumpuh.

    “Kami butuh banget jembatan ini. Buat ke ladang, ke sekolah, ke pasar, semua lewat sini,” ujar P. Jauhari (55), warga Dusun Keces, Desa Sukojember.

    Untuk membangun lagi, hampir 70 warga bergantian setiap hari turun bantu para pekerja. Bukan cuma tenaga, warga juga urunan sediakan konsumsi selama pembangunan berlangsung. 

    Pembangunan Jembatan Lembung Lanjheng terealisasi lewat dana  CSR dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) . Proses pengerjaannya ditangani  Vertical Rescue Indonesia. 

    Bupati Jember  Muhammad Fawait alias Gus Fawait mengapresiasi model kolaborasi ini. Ia menyebut APBD Jember tidak akan cukup jika hanya mengandalkan anggaran daerah.

    “Alhamdulillah, Kabupaten Jember sekali lagi tidak bisa membangun kalau hanya mengandalkan APBD. Kita harus bersinergi dengan semuanya, termasuk APBN,” ujar Gus Fawait usai peresmian.

    Ia juga menyebut Pemkab Jember sudah mendapat dukungan puluhan jembatan dari APBN. Selain itu, kolaborasi dengan komunitas dan swasta seperti Jenderal AM Putranto, PSMTI, dan Pegadaian  terus didorong.

    “Hari ini juga dari komunitas, dari pihak swasta, alhamdulillah... kita juga dapat bantuan untuk jembatan gantung. Sehingga nanti ini akan menambah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jember,” katanya.

    Bagi Gus Fawait, pembangunan tidak boleh numpuk di kota saja. Infrastruktur dasar harus sampai ke desa.

    “Saya yakin kalau kolaborasi bersama-sama, mudah-mudahan bisa membuat Jember baru, Jember maju, dan pembangunan merata di Jember. Bukan cuma di kota saja, tetapi sampai ke pelosok-pelosok semuanya,” tegasnya.

    Dengan kembali berdirinya Jembatan Lembung Lanjheng, mobilitas warga Rejeb Dagan dan Keces 1 diharapkan lebih aman dan lancar. Pemkab Jember menargetkan pola kerja sama seperti ini diperluas. “Hari ini dua, mudah-mudahan nanti bisa lebih,” pungkas Bupati. ( Aries 🆎  ) 


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini