• Jelajahi

    Copyright © WARTA UPDATE
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dugaan Mark-up BPJS Kesehatan, Pelapor Penuhi Panggilan Kejaksaan Negeri Jember

    Warta Lintas Media
    Selasa, 20 Januari 2026, Januari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-01-20T11:46:03Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     Jember, Warta Update -Pelapor dugaan mark-up BPJS Kesehatan  Tiga Rumah Sakit di Jember M. Husni Thamrin, Selasa ( 20/1/2026  ) memenuhi undangan Kejaksaan Negeri Jember untuk dimintai keterangan terkait laporan yang sudah dilayangkan sebelumnya.

    Dalam keterangan kepada sejumlah wartawan Thamrin menyampaikan bahwa hari ini saya di undang kejaksaan negeri Jember untuk dimintai keterangan tentang pelaporan dugaan korupsi BPJS kesehatan,” ujarnya.

    M Husni Thamrin menyebut , selain ada tiga rumah sakit yang menjadi terlapor, juga ada oknum dokter ortopedi.

    “Ada oknum dokter ortopedi juga sebagai terlapor,” jelas Thamrin.

    Dijelaskan Thamrin, karena penyimpangan BPJS itu anggarannya dari APBD kabupaten, APBD Provinsi dan juga APBN maka ini termasuk tindakan pidana korupsi.

    “Pengakuan juga di akui oleh Rumah Sakit yang bersangkutan ,”tapi walaupun sudah dii lakukan pengembalian tidak akan menghapuskan tindak pidananya,jika ketemu uang itu di kembalikan dan andai kata tidak ketemu maka uang itu tidak di kembalikan, “ungkap Thamrin.

    Thamrin berharap Kejaksaan Negeri Jember profesional dalam mengusut kasus ini,” karena sebenarnya peristiwa ini mudah sekali dan sudah ada pengakuan . Kalau di hukum perdata pengakuan itu adalah alat bukti yang sempurna.

    Ditambahkan Thamrin bahwa masyarakat kecil yang menunggak pembayaran BPJS kesehatan di atas 1 juta yang menagih adalah kejaksaan.

    “Jadi jika yang menagih kejaksaan maka akan timbul ketakutan-ketakutan,” padahal kerugian yang lebih besar seperti sekarang ini yang kabarnya puluhan miliar jauh lebih penting, “pungkasnya. ( Ivan  ) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini